Amanahrakyat's Blog

Just another WordPress.com site

Golkar ingin memamerkan kesaktiannya

Giliran Golkar yang ingin Mengebiri KPK
Setelah PDI-P melakukan berbagai upaya untuk membela kader-kadernya yang ditahan oleh KPK,  sekarang giliran Golkar yang ingin mengebiri KPK ( TEMPOInteraktif.com 22/2/2011). Seperti kita tahu bahwa sembilan orang kader Golkkar sedang meringkuk di tahanan karena menjadi tersangka menerima suap.  Sedangkan jumlah kader PDI-P yang ditahan adalah lima belas orang. Tidaklah heran, apabila kedua partai politik besar ini mencak-mencak.

Salah seorang pentolan Golkar, Priyo Budi Santoso, menyatakan secara emosional bahwa Golkar akan mengebiri kewenangan KPK pada saat mengunjungi rekan-rekannya di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Mungkin karena melihat rekan-rekannya demikjian nelangsa di penjara maka keluarlah komentarnya yang tampak overreacted.
Dengan pernyataan yang keluar dari seorang tokoh Golkar ini, mau tidak mau orang akan memandang bahwa Golkar sebagai partai politik kedua terbesar telah lebih  menunjukkan jati dirinya sebagai partai yang ikut mendukung koruptor. Tak pelak lagi, hal ini mengindikasikan bahwa sebenarnya Golkar juga lebih daripada  setali tiga uang dengan PDI-P. Golkar juga adalah partai yang lebih membela koruptor daripada PDI-P.
Jelaslah, bahwa Golkar tidak bisa bersembunyi lagi dibalik slogan anti korupsi karena dirinya sendiri terlibat didalamnya. Bahkan, yang sulit diterima akal sehat adalah keinginan Priyo untuk memangkas kewenangan KPK. Kewenangan yang akan dipangkas mungkin adalah KPK tidak boleh menangkap koruptor yang berasal dari gedung DPR. Sebab DPR lah yang melahirkan KPK, sebab yang mengangkat ketua serta wakil ketua KPK adalah DPR juga.
Rupanya Golkar tidak bisa membedakan antara kebenaran, keadilan serta kepentingan. Semuanya digabung  menjadi satu yaitu kesetia-kawanan yang salah kaprah. Mungkin juga ada rasa iri hati terhadap partai saingannya, Partai Demokrat (PD), yang hingga saat ini masih terkesan “bersih”.
Seharusnya Golkar dan PDI-P tidak perlu meradang terhadap penahanan kader-kadernya oleh KPK.  Apalagi, sampai ingin mengebiri KPK sehingga jadi impoten.  Kedua partai besar ini tidak akan kehilangan kebesarannya kalau mereka menggunakan momentum ini untuk memulihkan citranya. Kalau mereka ingin bersaing dengan PD seharusnya mereka berlomba untuk menjadi lebih “bersih” pula.
Kedua partai politik “besar” ini seharusnya bertindak tegas dan berani. Mereka harus segera memecat kader-kadernya yang “kotor”.  Namun, tampaknya hal ini sulit dilaksanakan.  Ada kemungkinan kader-kadernya ini  akan bernyanyi, menyatakan bahwa hasil korupsi tersebut telah disumbangkan kepada partai mereka.
Ada kemungkinan mereka juga akan berbalik, dengan serta merta menyatakan bahwa segala sesuatunya telah diatur dan ditentukan oleh partai. Mereka adalah hanya pelaksana saja. Yang menikmati duitnya adalah partai mereka. Jadi yang bersalah adalah para pengurus partai mereka, termasuk ketua umumnya.
Karena itulah barangkali yang membuat seorang pentolan Golkar naik pitam kepada KPK. Apabila terbongkar semua, maka tudingan terhadap Golkar sebagai tempat bernaungnya koruptor menjadi kenyataan. Namun, sayangnya, pernyataan tokoh Golkar tersebut justru menjadi bumerang, makin menelanjangi Golkar. Mungkin yang seharusnya dikebiri adalah Golkar bukan KPK.

June 6, 2011 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: